Wednesday, 1 August 2007

Angkatan Udara

VISI ANGKATAN UDARA



Terwujudnya postur TNI AU yang professional, efektif, efisien, modern, dinamis dan handal dalam rangka menegakkan serta mempertahankan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

MISI ANGKATAN UDARA

* Mewujudkan kemampuan dan kekuatan sistem, persone1, materiil alut sista dan fasilitas untuk memenuhi postur TNI AU yang berkualitas agar siap untuk melaksanakan tugas dan fungsi.

* Meningkatkan kemanpuan penyelenggaraan fungsi-fungsi intelijen dan pengamanan dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi TNI AU.

* Melaksanakan pembinaan kekuatan dan kemampuan dalam rangka pelaksanaan tugas TNI AU baik dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

* Melaksanakan kegiatan bantuan kemanusiaan dan bakti sosial dalam rangka membantu otoritas sipil untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi terwujudnya keamanan dalam negeri dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

* Meningkatkan kerjasama militer dengan negara-negara sahabat dalam rangka menciptakan kondisi kemanan nasional, regional dan internasional serta untuk meningkatkan hubungan antar negara.

* Melaksanakan penelitian dan pengembangan terhadap strategi dan sistem pertahanan, sumber daya manusia, serta kemampuan dan pendayagunaan industri strategis nasional untuk kepentingan pertahanan matra udara.

* Meningkatkan pemberdayaan fungsi perencanaan, pengendalian dan pengawasan dilingkungan TNI AU melalui penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pernerintah.

Pernyataan Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang diproklamirkan tanggal 17 Agustus 1945 merupakan simbol terlepasnya segala belenggu penjajahan yang telah lama dirasakan Bangsa Indonesia, dan mempunyai arti sejak saat itu Bangsa Indonesia telah mengambil sikap untuk menentukan nasib sendiri dalam segala aspek kehidupan, serta menandakan lahirnya Negara Indonesia yang memiliki kedaulatan dan kedudukan sama dengan negara-negara berdaulat lainya. 

Akan tetapi, setelah proklamasi bukan berarti Indonesi Perjuangan Bangsa Indonesia pasca proklamasi dirasakan sangatlah berat, saat itu seluruh kekuatan angkatan bersenjata Republik Indonesia masih sangat minim, baik dari segi jumlah maupun tehnologinya. Kekuatan Angkatan Udara Republik Indonesia hanya mengandalkan sisa-sisa peninggalan Jepang yang kondisinya sudah tidak memungkinkan untuk dioperasionalkan. Sedangkan Pemerintah Belanda yang belum rela dengan kemerdekaan Indonesia dan ingin berkuasa kembali di Indonesia, sudah memiliki kekuatan udara yang besar dan tergolong moderen, serta telah berpengalaman dalam kancah perang dunia.

Saturday, 28 July 2007

Limits on the Dark Energy Parameters from Cosmic Microwave Background experiments

Dmitri Pogosyan1, J. Richard Bond2, Carlo Contaldi2

1Physics Department, University of Alberta, Edmonton, AB, T6G 2J1, Canada 2CITA, University of Toronto, Toronto, ON, M5S 3H8, Canada

Abstract.


Full suite of the present day Cosmic Microwave background (CMB) data, when combined with weak prior information on the Hubble constant and the age of the Universe, or the Large-Scale structure, provides strong indication for a non-zero density of the vacuum-like dark energy in our universe. This result independently supports the conclusions from Supernovae Ia (SN1a) data. When the model parameter space is extended to allow for the range of the equation of state parameter wQ for the dynamical field Q which gives rise to dark energy, the CMB data is found to give a weak upper bound wQ < −0.4 at 95% CL, however combined with SN1a data it strongly favours wQ < −0.8, consistent with -term like behaviour.

http://arxiv.org/pdf/astro-ph/0301310.pdf

Wednesday, 25 July 2007

TASI LECTURES ON DARK MATTER

KEITH A. OLIVE

William I. Fine Theoretical Physics Institute, School of Physics and Astronomy, University of Minnesota, Minneapolis, MN 55455 USA E-mail: olive@umn.edu

Observational evidence and theoretical motivation for dark matter are presented and connections to the CMB and BBN are made. Problems for baryonic and neutrino dark matter are summarized. Emphasis is placed on the prospects for supersymmetric dark matter.


http://arxiv.org/pdf/astro-ph/0301505.pdf