Saturday, 1 January 2011

Mengenal Para Peraih Nobel

Seremoni untuk penghargaan Nobel di bidang literatur, fisika, kimia dan obat-obatan pertama kali diadakan di Old Royal Academy of Music di Stockholm pada tahun 1901. Sejak tahun 1902, penghargaan ini secara formal dianugrahkan oleh Raja Swedia. Awalnya, Raja Oscar II tidak menyetujui pemberian penghargaan kepada orang asing, namun kemudian beliau mengubah sikapnya, setelah menyadari nilai publisitas penghargaan tersebut terhadap negara Swedia.

Penghargaan Nobel dianugrahkan setiap tahunnya pada tanggal 10 Desember, yaitu tanggal Alfred Nobel wafat. Biasanya, nama calon penerima diumumkan pada bulan Oktober oleh komite dan institusi yang berwenang sebagai badan seleksi penerima penghargaan.
Dengan sistem pendidikan, penelitian dan pengembangan yang baik mungkin saja Bangsa Indonesia mampu melahirkan para peraih Nobel di masa depan.


Sumber:

Nobel Prize Org.

Thursday, 30 December 2010

Indonesian Dreams on The Space


Mimpi dan Harapan Bangsa Indonesia untuk menjelajahi Antariksa

(100 Tahun Mimpi Bangsa Indonesia)

25 Tahun Pertama
(1985-2010)

Renungan akhir tahun

Tahun 2010 sudah akan berlalu, tahun yang baru akan segera menghampiri kita Bangasa Indonesia. Begitu banyak harapan yang terpatri dalam sanubari hati untuk tahun yang baru ini 2011, bila kita menengok kemasa silam sekitar 25 tahun yang lalu, ternyata bangsa Indonesia mempunyai harapan dan impian yang begitu besar untuk sejajar dengan negara-negara maju lainnya, yaitu menjadi negara penjelajah antariksa "NATION SPACE EXPLORER".

Pertanyaan selanjutnya adalah MAUKAH kita semua memperjuangkan HARAPAN dan IMPIAN Ini?

RACE TO THE MOON

"We choose to go to the moon in this decade and do the other things, not because they are easy, but because they are hard, because that goal will serve to organize and measure the best of our energies and skills, because that challenge is one that we are willing to accept, one we are unwilling to postpone, and one which we intend to win, and the others, too."
~John F. Kennedy at Rice University, Houston, Texas, Sept 12, 1962 ~

INDONESIA RACE TO THE SPACE

Kita Bangsa Indonesia, memilih untuk mengirimkan Astronot Indonesia ke Luar Angkasa 
dalam dekade-dekade mendatang bukan karena hal ini adalah mudah, namun karena hal ini sulit. 
Karena dengan kesulitan dan tantangan-nyalah kita seluruh Bangsa Indonesia dapat bersatu, berjuang bersama-sama mencurahkan Energi kita, kemampuan kita, sumber daya kita 
untuk masa depan yang lebih baik.

DAN KITA BISA
~Arip Nurahman, at Indonesia University of Education~


Pratiwi Sudarmono
Nationality Indonesian
Status Retired
Born July 31, 1952
Bandung
Other occupation Scientist
Selection September 30, 1985[1]
Missions STS-61-H


Pratiwi Pujilestari Sudarmono (born July 31, 1952 in Bandung) is an Indonesian scientist. She is currently professor of microbiology at the University of Indonesia, Jakarta. Pratiwi Sudarmono received a Master's degree from the University of Indonesia in 1977, and the Ph.D. in Molecular Biology from the University of Osaka, Japan, in 1984. She then started her scientific career as WHO grantee researching the molecular biology of Salmonella typhi. From 1994 to 2000, she was head of the Department of Microbiology of the Medical Faculty of the University of Indonesia. From 2001 to 2002, she was a scholar in the Fulbright New Century Scholars Program.


In October 1985, she was selected to take part in the NASA Space Shuttle mission STS-61-H as a Payload Specialist. Taufik Akbar was her backup on the mission. However, after the Challenger disaster the deployment of commercial satellites like the Indonesian Palapa B-3 planned for the STS-61-H mission was canceled, thus the mission never took place. The satellite was later launched with a Delta rocket.



25 Tahun Kedua
(2010-2035)

Bangsa Indonesia mampu mengirimkan Astronot Pertamanya ke Antariksa

1. Education

"Kita akan membangun pendidikan IPTEK keantariksaan dari jenjang pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi, anak-anak muda Indonesia akan diperkenalkan dengan Space Science & Technology sejak awal, mereka akan berbondong-bondong untuk mempelajarinya, mengembangkannya dan memajukannya berlandaskan rasa pengabdian Terhadap Pencipta Alam Raya ini.

a. Space Science & Technology for Early Education
b. Space Science & Technology for K-12 Education
c. Space Science & Technology for Higher Education

GERAKAN MASYARAKAT INDONESIA CINTA IPTEK ANTARIKSA


100 Juta Generasi Muda Indonesia Dukung Program Antariksa Indonesia

Like



2. Innovation, Research & Development

a. Bersatunya Ilmuwan-ilmuwan tangguh Indonesia di bidang IPTEK Dirgantara dan Keantariksaan

b.Berkembangnya Industri IPTEK Dirgantara dan Antariksa oleh para Wirausahawan-wirausahawan Teknologi yang semakin tangguh dan berkembang.

3. Building Infrastructure

a. Keberpihakan Kebijakan Pemerintah terhadap RISET IPTEK Kedirgantaraan dan Keluar angkasaan

b. Pembangunan fasilitas-fasilitas pendukung IPTEK Kedirgantaraan dan Keluar angkasaan Indonesia

25 Tahun Ketiga
(2035-2060)

 INDONESIA RACE TO THE MOON


25 Tahun Keempat
(2060-2085)

Mars Explorer
&
Indonesian Space Colonization



1. RI merupakan Negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 17.504 pulau (termasuk 9.634 pulau yang belum diberi nama dan 6.000 pulau yang tidak berpenghuni). Disini ada 3 dari 6 pulau terbesar didunia, yaitu : Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia dgn luas 539.460 km2), Sumatera (473.606 km2) dan Papua (421.981 km2).

2. Indonesia adalah Negara maritim terbesar di dunia dengan perairan seluas 93 ribu km2 dan panjang pantai sekitar 81 ribu km2 atau hampir 25% panjang pantai di dunia.

3. Pulau Jawa adalah pulau terpadat di dunia dimana sekitar 60% hamper penduduk Indonesia (sekitar 130 jt jiwa) tinggal di pulau yang luasnya hanya 7% dari seluruh wilayah RI.

4. Indonesia merupakan Negara dengan suku bangsa yang terbanyak di dunia. Terdapat lebih dari 740 suku bangsa/etnis, dimana di Papua saja terdapat 270 suku.

5. Negara dengan bahasa daerah yang terbanyak, yaitu, 583 bahasa dan dialek dari 67 bahasa induk yang digunakan berbagai suku bangsa di Indonesia. Bahasa nasional adalah bahasa Indonesia walaupun bahasa daerah dengan jumlah pemakai terbanyak di Indonesia adalah bahasa Jawa.

6. Indonesia adalah negara muslim terbesar di dunia. Jumlah pemeluk agama Islam di Indonesia sekitar 216 juta jiwa atau 88% dari penduduk Indonesia. Juga memiliki jumlah masjid terbanyak dan Negara asal jamaah haji terbesar di dunia.

7. Monumen Budha (candi) terbesar di dunia adalah Candi Borobudur di Jawa Tengah dengan tinggi 42 meter (10 tingkat) dan panjang relief lebih dari 1 km. Diperkirakan dibuat selama 40 tahun oleh Dinasti Syailendra pada masa kerajaan Mataram Kuno (750-850).

8. Tempat ditemukannya manusia purba tertua di dunia, yaitu : Pithecanthropus Erectus” yang diperkirakan berasal dari 1,8 juta tahun yang lalu.

9. Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70 tertua di dunia.

10. Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari 1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.

11. Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambing supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama kali th 1958 & terakhir 2002).

12. Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20% dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.

13. Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu : cengkeh (cloves) & pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam (Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).

14. Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.

15. Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).

16. Indonesia memiliki species ikan hiu terbanyak didunia yaitu 150 species.

17. Biodiversity Anggrek terbeser didunia : 6 ribu jenis anggrek, mulai dari yang terbesar (Anggrek Macan atau Grammatophyllum Speciosum) sampai yang terkecil (Taeniophyllum, yang tidak berdaun), termasuk Anggrek Hitam yang langka dan hanya terdapat di Papua.

18. Memiliki hutan bakau terbesar di dunia. Tanaman ini bermanfaat untuk mencegah pengikisan air laut / abrasi.
19. Binatang purba yang masih hidup : Komodo yang hanya terdapat di pulau Komodo, NTT adalah kadal terbesar di dunia. Panjangnya bisa mencapai 3 meter dan beratnya 90 kg.

20. Rafflesia Arnoldi yang tumbuh di Sumatera adalah bunga terbesar di dunia. Ketika bunganya mekar, diameternya mencapai 1 meter.

21. Memiliki primata terkecil di dunia , yaitu Tarsier Pygmy (Tarsius Pumilus) atau disebut juga Tarsier Gunung yang panjangnya hanya 10 cm. Hewan yang mirip monyet dan hidupnya diatas pohon ini terdapat di Sulawesi.

Catatan:
Fakta pada nomor 4 dan 5 menjadikan Indonesia sebagai negara yang mempunyai tingkat toleransi dan kesatuan tertinggi di dunia. Itu merupakan sebuah gambaran kecil tentang sebuah dunia, dimana terdapat berbagai macam etnis, budaya, bahasa dan agama dalam satu kesatuan.

Sumber:

1. Indonesian Dreams
2. LAPAN
3. dan Situs Lainnya


"Kami seluruh staf  Indonesian Space Sciences Technology School mengucapkan selamat tahun baru dengan semangat yang baru, tetap semangat dan berbahagia"

Tuesday, 28 December 2010

Asean Space Research Association

"For me science fiction is a way of thinking, a way of logic that bypasses a lot of nonsense. It allows people to look directly at important subjects. "
        ~Gene Roddenberry, creator of "Star Trek"~


NONTERRESTRIAL RESOURCES, BIOSCIENCES, AND SPACE ENGINEERING


 1. BIOMEDICAL CONSIDERATIONS(Astrobiology)
 2. ARTIFICIAL BIOSPHERES AND CLOSED-CYCLE LIFE SUPPORT SYSTEMS
 3. SOCIAL ASPECTS FOR SPACEFLIGHT
 4. INTERNATIONAL AND ECONOMIC CONSIDERATIONS

 5. SPACE MANUFACTURING AND SOLAR POWER SATELLITES
 6. SPACE TRANSPORTATION
 7. NONTERRESTRIAL RESOURCES

ASEAN SPACE CITY





Vision

Make a Space City in 2060

Mission

1. Education


2. Research & Development


3. Space Industry


Program

1. 2010-2015

Bersatunya Para Ilmuwan dan Kalangan Masyarakat ASEAN untuk Pengembangan Ilmu & Teknologi Antariksa

Asean Space Research Association



2. 2015-2020

Perancangan Pesawat Ulang Alik ASEAN



3. 2020-2025

Peluncuran Pertama Pesawat Ulang-Alik ASEAN



4. 2025-2030


Pembangunan Statsiun Luar Angkasa ASEAN

OBJECTIVE
To achieve the above objective, the functions of ASEAN SPACE RESEARCH ASSOCIATION shall be to:
  1. Formulate and coordinate collaborative and cooperative programmes and projects on space technology and its applications, in particular, remote sensing, communication and satellite technology applications for environmental and natural resource management, and development planning;
  2. Review status and capability of space technology in the region and promote this technology for natural resource and environmental management and sustainable development;
  3. Recommend mechanisms to involve government agencies, industries and academia in promoting and sustaining regional cooperation in space technology and its applications;
  4. Exchange information on national policies, programmes and planning in all areas of space technology and its applications among member countries;
  5. Facilitate and accelerate the transfer of space technology and its applications to the ASEAN region;
  6. Promote collaborative activities and projects on space technology and its applications with relevant international organisations;
  7. Advise ASEAN-COST on matters relating to space technology and its applications;
  8. Assist in securing financial support and seek funding sources for ASEAN activities and projects relating to space technology and its applications.


5. 2030-2040

Pendaratan Manusia di Bulan

Peluncuran dan Perakitan Kota Luar Angkasa ASEAN

6. 2040-2050

Peluncuran dan Perakitan Kota Luar Angkasa ASEAN

7. 2050-2060


Peresmian Kota Luar Angkasa ASEAN

Supported by:


1.ASEANWEB - Science & Technology ASEAN Ministerial Meeting on Science and Technology


2.LAPAN - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional


3. IUL (Indonesian University League)


4. AIUSRA (All Indonesian University Space Research Association)


Sources:

Space Studies Institute