Wednesday, 8 August 2012

Menuju Swasembada Energi Listrik Indonesia


"I have not failed. I've just found 10,000 ways that won't work."
~Thomas A. Edison~

Kelistrikan adalah sifat benda yang muncul dari adanya muatan listrik. Listrik, dapat juga diartikan sebagai berikut:
  • Listrik adalah kondisi dari partikel subatomik tertentu, seperti elektron dan proton, yang menyebabkan penarikan dan penolakan gaya di antaranya.
  • Listrik adalah sumber energi yang disalurkan melalui kabel. Arus listrik timbul karena muatan listrik mengalir dari saluran positif ke saluran negatif.
Bersama dengan magnetisme, listrik membentuk interaksi fundamental yang dikenal sebagai elektromagnetisme. Listrik memungkinkan terjadinya banyak fenomena fisika yang dikenal luas, seperti petir, medan listrik, dan arus listrik. Listrik digunakan dengan luas di dalam aplikasi-aplikasi industri seperti elektronik dan tenaga listrik.

Berkawan dengan listrik

Aliran listrik mengalir dari saluran positif ke saluran negatif. Dengan listrik arus searah jika kita memegang hanya kabel positif (tapi tidak memegang kabel negatif), listrik tidak akan mengalir ke tubuh kita (kita tidak terkena strum). Demikian pula jika kita hanya memegang saluran negatif.

Dengan listrik arus bolak-balik, Listrik bisa juga mengalir ke bumi (atau lantai rumah). Hal ini disebabkan oleh sistem perlistrikan yang menggunakan bumi sebagai acuan tegangan netral (ground). Acuan ini, yang biasanya di pasang di dua tempat (satu di ground di tiang listrik dan satu lagi di ground di rumah).

Karena itu jika kita memegang sumber listrik dan kaki kita menginjak bumi atau tangan kita menyentuh dinding, perbedaan tegangan antara kabel listrik di tangan dengan tegangan di kaki (ground), membuat listrik mengalir dari tangan ke kaki sehingga kita akan mengalami kejutan listrik ("terkena strum").

Daya listrik dapat disimpan, misalnya pada sebuah aki atau batere. Listrik yang kecil, misalnya yang tersimpan dalam batere, tidak akan memberi efek setrum pada tubuh. Pada aki mobil yang besar, biasanya ada sedikit efek setrum, meskipun tidak terlalu besar dan berbahaya. Listrik mengalir dari kutub positif batere/aki ke kutub negatif.

Sistem listrik yang masuk ke rumah kita, jika menggunakan sistem listrik 1 fase, biasanya terdiri atas 3 kabel:

Pertama adalah kabel fase (berwarna merah/hitam/kuning) yang merupakan sumber listrik bolak-balik (fase positif dan fase negatif berbolak-balik terus menerus). Kabel ini adalah kabel yang membawa tegangan dari pembangkit tenaga listrik (PLN misalnya); kabel ini biasanya dinamakan kabel panas (hot), dapat dibandingkan seperti kutub positif pada sistem listrik arus searah (walaupun secara fisika adalah tidak tepat).

Kedua adalah kabel netral (berwarna biru). Kabel ini pada dasarnya adalah kabel acuan tegangan nol, yang disambungkan ke tanah di pembangkit tenaga listrik, pada titik-titik tertentu (pada tiang listrik) jaringan listrik dipasang kabel netral ini untuk disambungkan ke ground terutama pada trafo penurun tegangan dari saluran tegangan tinggi tiga jalur menjadi tiga jalur fase ditambah jalur ground (empat jalur) yang akan disalurkan kerumah-rumah atau kelainnya.

Untuk mengatasi kebocoran (induksi) listrik dari peralatan tiap rumah dipasang kabel tanah atau ground (berwarna hijau-kuning) dihubungkan dengan logam (elektroda) yang ditancapkan ke tanah untuk disatukan dengan saluran kabel netral dari jala listrik dipasang pada jarak terdekat dengan alat meteran listrik atau dekat dengan sikring.

Dalam kejadian-kejadian badai listrik luar angkasa (space electrical storm) yang besar, ada kemungkinan arus akan mengalir dari acuan tanah yang satu ke acuan tanah lain yang jauh letaknya. Fenomena alami ini bisa memicu kejadian mati lampu berskala besar.

Ketiga adalah kabel tanah atau Ground (berwarna hijau-kuning). Kabel ini adalah acuan nol di lokasi pemakai, yang disambungkan ke tanah (ground) di rumah pemakai, kabel ini benar-benar berasal dari logam yang ditanam di tanah di rumah kita, kabel ini merupakan kabel pengamanan yang disambungkan ke badan (chassis) alat-alat listrik di rumah untuk memastikan bahwa pemakai alat tersebut tidak akan mengalami kejutan listrik.

Kabel ketiga ini jarang dipasang di rumah-rumah penduduk, pastikan teknisi (instalatir) listrik anda memasang kabel tanah (ground) pada sistem listrik di rumah. Pemasang ini penting, karena merupakan syarat mutlak bagi keselamatan anda dari bahaya kejutan listrik yang bisa berakibat fatal dan juga beberapa alat-alat listrik yang sensitif tidak akan bekerja dengan baik jika ada induksi listrik yang muncul di chassisnya (misalnya karena efek arus Eddy).


 Menyusun Master Plan Percepatan Swasembada Energi Listrik di Indonesia




"Jika Indonesia mampu memanfaatkan seluruh potensi alam untuk pemenuhan energi listriknya Insha Allah bangsa ini akan mengalami swasembada Energi Listrik"
~Arip Nurahman~

Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tahun 2010-2019 menyebutkan, kebutuhan tenaga listrik diperkirakan mencapai 55.000 Mega Watt (MW).

Jadi rata-rata peningkatan kebutuhan listrik per tahun 5.500 MW.

Dari total daya tersebut, sebanyak 32.000 MW (57 persen) akan dibangun sendiri oleh PLN. Sedangkan sisanya yakni 23.500 MW akan dipenuhi oleh pengembang listrik swasta.

Kegiatan industri, kegiatan komersial maupun dalam kehidupan sehari-hari rumah tangga. Energi listrik dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan penerangan dan juga proses produksi yang melibatkan barang-barang elektronik dan alat-alat/mesin industri.

Mengingat begitu besar dan pentingnya manfaat energi listrik sedangkan sumber energi pembangkit listrik terutama yang berasal dari sumber daya tak terbarui keberadaannya terbatas, maka untuk menjaga kelestarian sumber energi ini perlu diupayakan langkah-langkah strategis yang dapat menunjang penyediaan energy listrik secara optimal dan terjangkau.
 
Upaya menambah jumlah pembangkit tenaga listrik di semua daerah yang berbasis:

By fuel

Energi Listrik Terbarukan

Other power stations use the energy from wave or tidal motion, wind, sunlight or the energy of falling water, hydroelectricity. These types of energy sources are called renewable energy.

Perbaikan system distribusi listrik

Saat ini system distribusi listrik yang digunakan oleh PLN umumnya adalah system sentralisasi listrik. System tersebut ternyata dapat membawa dampak buruk dalam distribusi listrik di Indonesia. Diantaranya menyebabkan banyaknya wilayah yang sulit dicapai oleh jaringan listrik dan faktor geologisnya buruk, tidak dapat menikmati listrik. Selain itu, dapat juga menyebabkan terjadinya penyusutan tenaga listrik, tidak stabilnya tegangan listrik hingga pada pemadaman aliran listrik yang berakibat seluruh wilayah yang bergantung pada gardu tertentu akan mengalami black out.

Kurangi Ketergantungan kepada BBM

BBM merupakan sumber daya yang tak dapat diperbarui yang semakin lama akan semakin berkurang persediaannya. Oleh karena itu, ketergantungan terhadap BBM sebagai bahan bakar pembangkit tenaga listrik harus dikurangi. Pemenuhan kebutuhan energi yang tergantung pada BBM sering kali mengganggu pasokan energi nasional, apalagi jika terjadi kelangkaan atau meningkatnya harga BBM di pasar internasional.

Perapihan dan Transparansi Internal Pengurus PLN

Dibandingkan dengan negara-negara lain, harga pokok listrik di Indonesia tergolong tidak efisien. Harga pokok listrik di Indonesia mencapai 6,5 sen dollar AS per kWh, masih lebih tinggi daripada negara-negara lain di sekitarnya. Seperti Malaysia dengan biaya listriknya hanya 6,2 sen dollar AS per kWh, Thailand hanya 6,0 sen dollar AS per kWh, Vietnam 5,2 sen dollar AS per kWh.

Jika dibandingkan dengan berbagai inovasi yang dilakukan swasta dalam mengatasi energinya sendiri, tidak sedikit biaya produksi listrik swasta lebih rendah dari PLN, terutama listrik untuk kebutuhan perusahaan sendiri. Namun, karena PLN masih bersifat monopoli, tidak ada pembanding dan tidak ada tekanan terhadap PLN untuk melakukan efisiensi.

Yang terjadi selama ini dalam sejarah PLN tidak lain adalah rangkaian KKN, yang memeras sumber daya perusahaan ini. Pembangkit swasta bernuansa KKN dipaksakan masuk ke PLN dengan harga penjualan daya listrik lebih tinggi dari harga PLN, yang dijual kepada masyarakat. Pengadaan mesin yang tidak efisien banyak terjadi di lingkungan PLN.

Internalisasi Hidup Hemat

Pemborosan merupakan salah satu penyebab terbesar krisis energy listrik yang terkadang dirasakan kecil pengaruhnya. Padahal bila kita kalkulasikan secara kumulatif, energy yang terbuang secara sia-sia akibat pemborosan listrik ini sungguh besar. Mengutip kata-kata bijak dari Bapak H. Usep Romli , "Bahwa perkara kecil memang suka dianggap sepele dan tak penting. Justru yang kecil itulah, yang tak ditangani serius, yang akan mengubah situasi dan kondisi secara fatal."

Virus hanya sebentuk makhluk kecil yang dikategorikan mikroskopis. Hanya dapat dilihat dengan mikroskop berkekuatan lipat-ganda. Tetapi dari virus itulah muncul aneka macam penyakit. Terutama flu, baik flu manusia maupun flu burung yang menghebohkan itu.

Dalam sejarah Arab pra-Islam, pasukan gajah Abrahah dikalahkan oleh burung-burung “ababil” yang kecil-kecil. Dalam sejarah Mesir Kuno, seorang Firaun dikalahkan oleh serangan kutu-kutu kecil dan katak-katak kecil. Oleh karena itu, janganlah menyepelekan yang hal kecil.

Saat ini, jumlah kerugian akibat pemborosan listrik mencapai triliunan rupiah. Kondisi memiriskan ini, memaksa kita berhemat untuk memakai listrik. 


Ladang Pembangkit Listrik Tenaga Matahari

Strategi Pengembangan Energi Terbarukan di Indonesia 

Berdasar atas kendala-kendala yang dihadapi dalam upaya mengembangkan dan meningkatkan peran energi terbarukan pada produksi energi listrik khususnya, maka beberapa strategi yang mungkin diterapkan, antara lain:

1. meningkatkan kegiatan studi dan penelitian yang berkaitan dengan; pelaksanaan identifikasi setiap jenis potensi sumber daya energi terbarukan secara lengkap di setiap wilayah; upaya perumusan spesifikasi dasar dan standar rekayasa sistem konversi energinya yang sesuai dengan kondisi di Indonesia; pembuatan "prototype" yang sesuai dengan spesifikasi dasar dan standar rekayasanya; perbaikan kontinuitas penyediaan energi listrik; pengumpulan pendapat dan tanggapan masyarakat tentang pemanfaatan energi terbarukan tersebut.

2. menekan biaya investasi dengan menjajagi kemungkinan produksi massal sistem pembangkitannya, dan mengupayakan agar sebagian komponennya dapat diproduksi di dalam negeri, sehingga tidak semua komponen harus diimport dari luar negeri. Penurunan biaya investasi ini akan berdampak langsung terhadap biaya produksi.

3. memasyarakatkan pemanfaatan energi terbarukan sekaligus mengadakan analisis dan evaluasi lebih mendalam tentang kelayakan operasi sistem di lapangan dengan pembangunan beberapa proyek percontohan .

4. meningkatkan promosi yang berkaitan dengan pemanfaatan energi dan upaya pelestarian lingkungan.

5. memberi prioritas pembangunan pada daerah yang meliki potensi sangat tinggi, baik teknis maupun sosio-ekonomisnya.

6. memberikan subsidi silang guna meringankan beban finansial pada tahap pembangunan. Subsidi yang diberikan, dikembalikan oleh konsumen berupa rekening yang harus dibayarkan pada setiap periode waktu tertentu. Dana yang terkumpul dari rekening tersebut digunakan untuk mensubsidi pembangunan sistem pembangkit energi listrik di wilayah lain.

Proyek percepatan pembangunan pembangkit listrik di Indonesia harus didukung oleh setiap lapisan masyarakat. Jangan ada lagi daerah yang menolak tempatnya dibangun pembangkit-pembangkit listrik skala besar non-BBM. Sebaliknya, pemerintah daerah jangan lagi mengijinkan pihak swasta untuk membangun proyek pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar BBM untuk menyelesaikan masalah krisis listrik di daerahnya.

Seluruh wilayah di Indonesia harus dapat menikmati listrik secara berkecukupan agar pertumbuhan ekonomi di setiap daerah bisa meningkat dengan merata. Tugas selanjutnya setelah semua daerah di Indonesia terlistriki adalah membuat sistem interkoneksi yang menghubungkan seluruh pulau di Indonesia. Apabila percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini berjalan dengan baik, hal ini memungkinkan kita untuk menghemat energi nasional.

Electricity is the science, engineering, technology

In electricity, charges produce electromagnetic fields which act on other charges. Electricity occurs due to several types of physics:
  • electric charge: a property of some subatomic particles, which determines their electromagnetic interactions. Electrically charged matter is influenced by, and produces, electromagnetic fields.
  • electric current: a movement or flow of electrically charged particles, typically measured in amperes.
  • electric field (see electrostatics): an especially simple type of electromagnetic field produced by an electric charge even when it is not moving (i.e., there is no electric current). The electric field produces a force on other charges in its vicinity. Moving charges additionally produce amagnetic field.
  • electric potential: the capacity of an electric field to do work on an electric charge, typically measured in volts.
  • electromagnets: electrical currents generate magnetic fields, and changing magnetic fields generate electrical currents
In electrical engineering, electricity is used for:
  • electric power (which can refer imprecisely to a quantity of electrical potential energy or else more correctly to electrical energy per time) that is provided commercially, by the electrical power industry. In a loose but common use of the term, "electricity" may be used to mean "wired for electricity" which means a working connection to an electric power station. Such a connection grants the user of "electricity" access to theelectric field present in electrical wiring, and thus to electric power.
  • electronics which deals with electrical circuits that involve active electrical components such as vacuum tubes, transistors, diodes and integrated circuits, and associated passive interconnection technologies.
Electrical phenomena have been studied since antiquity, though advances in the science were not made until the seventeenth and eighteenth centuries. Practical applications for electricity however remained few, and it would not be until the late nineteenth century that engineers were able to put it to industrial and residential use. The rapid expansion in electrical technology at this time transformed industry and society.

Electricity's extraordinary versatility as a means of providing energy means it can be put to an almost limitless set of applications which include transport,heating, lighting, communications, and computation. Electrical power is the backbone of modern industrial society, and is expected to remain so for the foreseeable future.

The word electricity is from the New Latin ēlectricus, "amber-like", coined in the year 1600 from the Greek ήλεκτρον (electron) meaning amber, because electrical effects were produced classically by rubbing amber.

Berkawan Kita dengan Energi Nuklir



Penulis dan Peneliti Muda Bersama Para Sahabatnya Berada di Pusat Penelitian Reaktor Nuklir BATAN

See also
  • Ampère's circuital law, connects the direction of an electric current and its associated magnetic currents.
  • Electric potential energy, the potential energy of a system of charges
  • Electricity market, the sale of electrical energy
  • Electrical phenomena, observable events which illuminate the physical principles of electricity
  • Electric power, the rate at which electrical energy is transferred
  • Electronics, the study of the movement of charge through certain materials and devices
  • Hydraulic analogy, an analogy between the flow of water and electric current
  • Mains electricity, the AC electric power supply
  • Mains electricity by country, includes a list of countries and territories, with the plugs, voltages and frequencies they use
Sumber:

1. http://en.wikipedia.org/wiki/Electricity

2. http://id.wikipedia.org/wiki/Listrik

3. http://www.pln.co.id/

4. http://en.wikipedia.org/wiki/Electrical_engineering

5. http://ocw.mit.edu/courses/electrical-engineering-and-computer-science/

6. http://fibusihebat.blogspot.com/

7. http://www.ge.com/

Tuesday, 7 August 2012

Fisika Super Hero

Sepanjang tahun dan bulan-bulan ini masyarakat dunia dihibur dengan tayangan film-film berbobot dari Hollywood, ada beberapa analisis dari penulis yang ingin mencoba menggambarkan sedikit opini dan riset kecil-kecilan.

Ada 4 buah Film yang sangat menarik perhatian penulis diantaranya adalah:

1. The Avengers
2. Men in Black 3
3. The Amazing Spider-Man 
4. The Dark Knight Rises

Tentu saja dalam berbagai film tersebut diceritakan kisah hidup manusia yang berputar pada permasalahan Cinta Kasih, Romansa, Persahabatan, Keluarga, Kemasyarakatan, Misteri, IPTEK bahkan Legenda.  

Sehingga mungkin saja kita bisa mengambil hikmah dan kebijaksanaan dari tayangan-tayangan tersebut namun kita juga harus berhati-hati karena sepertinya dalam film-film tersebut disisipkan beberapa ideologi dari kelompok-kelompok rahasia seperti dinyatakan dalam teori konspirasi. 

Dalam tulisan kali ini saya ingin berfokus pada perkembangan IPTEK wabil khusus Ilmu FISIKA yang ditunjukan dalam film-film tersebut.  Untuk masalah "perasaan" dalam film-film tersebut saya rasa  lebih baik pembaca nonton sendiri he.,he.,

1. The Avengers


Salah satu percakapan The Avengers yang melibatkan ilmu fisika.

Maria Hill   : "When did you become an expert in thermonuclear astrophysics?"
Tony Stark : "Last night."

Disamping itu juga ada terlihat kompleks penelitian NASA dalam film ini yang membahas mengenai DARK ENERGY dan DARK MATTER.


2. Men in Black 3



"The bitterest truth is better than the sweetest lie."
~Giffin~

Dalam film ini juga ada pembahasan mengenai perjalanan antar waktu yang melibatkan seorang "Makhluk Asing" bernama Giffin yang mampu melihat dimensi ke-5.



3. The Amazing Spider-Man 


Dr. Curt Connors: "If you want the truth, Peter, come and get it!"

Dilain cerita Peter Parker adalah seorang mahasiswa Fisika di Columbia University

Dalam film ini disajikan bagaimana sebuah penelitian dapat membuat penemuan-penemuan yang luar biasa seperti Biotechnology dan Genetics Engineering

4. The Dark Knight Rises


"A hero can be anyone. Even a man doing something as simple and reassuring as putting a coat around a little boy's shoulders to let him know that the world hadn't ended."
~Batman~

Dalam Film ini juga ada sebuah Reaktor Tenaga Fusi Nuklir yang menjadi Proyek Energi Rahasia Bruce Wayne (Batman) yang diilhami dari paper Ilmuwan Russia.

Akhirnya kita semua dapat melihat kehebatan sebuah karya orang-orang dan semoga kita yang menontonnya dapat mengambil pelajaran serta mengambil manfaatnya.

Ambil yang baiknya tinggalkan yang buruknya semoga!

Sumber:

1. The Avengers
2. Men in Black 3
3. The Amazing Spider-Man
4. The Dark Knight Rises

Monday, 6 August 2012

Membangun Peradaban di Planet Mars

Hari ini sebuah wahana bernama Curiosity berhasil mendarat di Planet Mars

Setelah terbang selama 8,5 bulan, setelah menghabiskan dana hampir Rp. 22.000.000.000.000., setelah melewati teror kegagalan pendaratan selama tujuh menit, akhirnya.

Curiosity Lands on Mars

 

 

 

Operator NASA
Major contractors
Mission type Rover
Launch date November 26, 2011 (2011-11-26) 15:02:00.211 UTC (10:02 EST)
Launch vehicle Atlas V 541 (AV-028)
Launch site Cape Canaveral LC-41
Mission duration 668 Martian sols (686 Earth days)
COSPAR ID 2011-070A
Homepage Mars Science Laboratory
Mass 900 kg (2,000 lb)
Power Radioisotope Thermoelectric Generator (RTG)
Mars landing
Date August 6, 2012, 05:14:39 UTC
MSD 49269 15:00:01 LMST (Mars time)
MSD 49269 05:50:16 AMT
Coordinates Aeolis Palus in Gale Crater, 4°35′31″S 137°26′25″E

 


NASA's Curiosity rover has landed on Mars! Its descent-stage retrorockets fired, guiding it to the surface. Nylon cords lowered the rover to the ground in the "sky crane" maneuver. When the spacecraft sensed touchdown, the connecting cords were severed, and the descent stage flew out of the way. The time of day at the landing site is mid-afternoon -- about 3 p.m. local Mars time at Gale Crater. The time at JPL's mission control is about 10:31 p.m. Aug. 5 PDT (early morning EDT).


> Full Mission Section

> Fact Sheet (PDF)

> Landing Press Kit (PDF)

> All Mars Missions

Mengirimkan Manusia dan Membangun Peradaban di Planet Mars


Allhamdulilah Penulis dan Peneliti muda dapat menyaksikan sejarah dalam dunia ke-Antariksaan yaitu pendaratan Wahana Antariksa Curiosity di Planet Mars.

Mungkinkah manusia bisa mengunjungi Planet Mars dan membangun peradaban di sana?

Untuk mewujudkan itu semua umat manusia harus bersatu dan bekerjasama mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memungkinkan akan pendaratan tersebut.

Dalam rentang waktu hingga tahun 2020-2025 manusia harus dapat membangun wahana transit di daerah sekitar Bulan dan antara Planet Bumi - Planet Mars untuk mempersiapkan pendaratan Manusia ke Planet Merah.

Kemungkinan manusia mampu mendarat di Planet Mars adalah dalam rentang waktu tahun 2030-2040

Kandidat negara yang akan melakukan pendaratan tersebut adalah:
1. USA
2. China
3. Russia
4. India

Lalu di mana posisi Indonesia?

Indonesia bisa menjadi negara penyedia SDM dan IPTEK pendukung Misi besar ini.

Para ilmuwan di Indonesia membangun  Masyarakat Mars Indonesia yang bertujuan untuk meneliti dan mengembangkan IPTEK eksplorasi Planet Mars.


Pembangunan Peradaban di Kawasan Planet Mars diprediksi akan dimulai pada tahun 2080 dengan diawali membangun laboratorium pengembangan uji kehidupan di sana.

Planet Mars kemungkinan bisa dihuni oleh umat manusia pada rentang waktu 2121; beberapa puluh ilmuwan tinggal di Planet Mars dan memulai persiapan perencanaan pembangunan kota di sana.

Gambar pertama yang dikirimkan dari wahana Curiosity di Planet Mars

Muncullah foto hitam putih ini. Sangat bermakna, sebab bintik-bintik hitam dan putih ini bercerita, robot penjelajah Mars terbaru bertajuk Mars Science Laboratory alias Curiosity telah hidup dan siap bekerja di Mars ! 


With its rover named Curiosity, Mars Science Laboratory mission is part of NASA's Mars Exploration Program, a long-term effort of robotic exploration of the red planet. Curiosity was designed to assess whether Mars ever had an environment able to support small life forms called microbes. In other words, its mission is to determine the planet's "habitability."

Mars Science Laboratory will study Mars' habitability

To find out, the rover will carry the biggest, most advanced suite of instruments for scientific studies ever sent to the martian surface. The rover will analyze samples scooped from the soil and drilled from rocks. The record of the planet's climate and geology is essentially "written in the rocks and soil" -- in their formation, structure, and chemical composition. The rover's onboard laboratory will study rocks, soils, and the local geologic setting in order to detect chemical building blocks of life (e.g., forms of carbon) on Mars and will assess what the martian environment was like in the past.

Mars Science Laboratory relies on innovative technologies

Mars Science Laboratory will rely on new technological innovations, especially for landing. The spacecraft will descend on a parachute and then, during the final seconds prior to landing, lower the upright rover on a tether to the surface, much like a sky crane. Once on the surface, the rover will be able to roll over obstacles up to 75 centimeters (29 inches) high and travel up to 90 meters (295 feet) per hour. On average, the rover is expected to travel about 30 meters (98 feet) per hour, based on power levels, slippage, steepness of the terrain, visibility, and other variables.

The rover will carry a radioisotope power system that generates electricity from the heat of plutonium's radioactive decay. This power source gives the mission an operating lifespan on Mars' surface of a full martian year (687 Earth days) or more, while also providing significantly greater mobility and operational flexibility, enhanced science payload capability, and exploration of a much larger range of latitudes and altitudes than was possible on previous missions to Mars.

Arriving at Mars at 10:31 p.m. PDT on Aug. 5, 2012 (1:31 a.m. EDT on Aug. 6, 2012), Mars Science Laboratory will serve as an entrée to the next decade of Mars exploration. It represents a huge step in Mars surface science and exploration capability because it will:
  • demonstrate the ability to land a very large, heavy rover to the surface of Mars (which could be used for a future Mars Sample Return mission that would collect rocks and soils and send them back to Earth for laboratory analysis)
  • demonstrate the ability to land more precisely in a 20-kilometer (12.4-mile) landing circle
  • demonstrate long-range mobility on the surface of the red planet (5-20 kilometers or about 3 to 12 miles) for the collection of more diverse samples and studies.


Technology development makes missions possible. Each Mars mission is part of a continuing chain of innovation. Each relies on past missions for proven technologies and contributes its own innovations to future missions. This chain allows NASA to push the boundaries of what is currently possible, while still relying on proven technologies.

Below are examples of the way in which the Mars Science Laboratory mission relies on past technologies and contributes new ones.
Technologies of Broad Benefit
launch vehicle Propulsion: for providing the energy to get to Mars and conduct long-term studies
Mars Exploration Rover Power: for providing more efficient and increased electricity to the spacecraft and its subsystems
DSN Telecommunications: for sending commands and receiving data faster and in greater amounts
Mission control Software Engineering: for providing the computing and commands necessary to operate the spacecraft and its subsystems
In-situ Exploration and Sample Return
Entry, Descent, and Landing Entry, Descent, and Landing: for ensuring precise and safe landings
Mars Science Laboratory Rover Autonomous Planetary Mobility: for enabling the rovers to make decisions and avoid hazards on their own
Severe Environment Technologies for Severe Environments: for making systems robust enough to handle extreme conditions in space and on Mars
Sample Return Technologies Sample Return Technologies: for collecting and returning rock, soil, and atmospheric samples back to Earth for further laboratory analysis
The spacecraft in the cleanroom Planetary Protection Technologies: for cleaning and sterilizing spacecraft and handling soil, rock, and atmospheric samples
Science Instruments
Artists concept Odyssey in orbit around Mars Remote Science Instrumentation: for collecting Mars data from orbit
In-situ Instrumentation In-situ Instrumentation: for collecting Mars data from the surface


Mars for Educators

Mars Classroom Resources
Mars Activity Book
Earth/Mars Comparison Poster Front
Earth/Mars Comparison Poster Back (contains classroom activities)


   You can participate in four major programs:


Imagine 
Mars: K-4, 5-8; Mars Student Imaging Project: 5-8, 9-12; Mars Robotics 
Education: 5-8, 9-12; Mars Educator Workshops: K-4, 5-8, 9-12

Curriculum Supplements
Robotics activities are available. Download the activity summaries (PDF, 1.33 MB) or the full activity set (PDF, 1.08 MB).
The Mars Curriculum Modules are designed to help bring the topic of Mars into your 4th through 12th grade classrooms.
Students learn how sediment, landforms and drainage patterns provide clues about a planet's geologic history.
Students investigate the formation of Mars' 3000-mile-long valley.
Can water exist on Mars Today?
NASA Resources and Educational Programs
  • Robotics Alliance Project - Robots are a great way to inspire students to learn about math, science, and technology. Enjoy robots in the classroom or find out how students can participate in robotics competitions and other events.
Learn to study Mars like a scientist.
This Directory is a convenient way to find NASA space science products for use in classrooms, science museums, planetariums and other settings.
  • NASA SpaceLink Mars Educational Materials
This is the Mars section of NASA's primary site for educators and their students. Bookmark http://www.nasa.gov/audience/foreducators/index.html as your source of NASA educational materials.
  • NASA CORE (Central Operation of Resources for Educators)
This site offers Mars-related audio-visual materials. See http://education.nasa.gov/edprograms/core/home/index.html for other resources.
Educational Sites Created by Mars Missions and Instruments
Cornell University is responsible for the Athena scientific instrument package on the twin rovers being launched in 2003. Their site offers educational and fun ways to explore Mars.
What is Mars' weather today?
The Mars Global Surveyor is currently orbiting Mars. The Global Surveyor Radio Science Team Education Outreach Program at Stanford University gives a daily Martian Weather Report and has a selection of lessons and activities for grades K-12.

What's happening on the surface?
The Mars Orbiter Camera on Mars Global Surveyor is looking at craters, flood channels, clouds and dust devils. Malin Space Science Systems has assembled some interesting educational materials.

How deep are Mars' valleys and how high are its mountains?
The Mars Orbiter Laser Altimeter on Mars Global Surveyor from NASA/Goddard Space Flight Center is mapping the ups and downs of Mars' surface.

What can we learn from Mars' magnetic field?
The Magnetometer/Electron Reflectometer team on Mars Global Surveyor at NASA/Goddard Space Flight Center can tell you.

What's Mars made of?
The Thermal Emission Spectrometer Thermal Emission Spectrometer on Mars Global Surveyor is finding out! Visit their educational website at Arizona State University.

Phoenix Mars Lander
The Phoenix Classroom offers activities and materials to facilitate student understanding of fundamental concepts related to science, technology, engineering, and mathematics.
More Resources
Reaching for the Red Planet is a multi-purpose curriculum focusing on planning a Mars colony. The project includes lessons about the Earth's environment, choosing a purpose for a Mars colony and designing that colony. The students will use drawings, creative writing, research skills, team work, math and the scientific method to design an artificial environment for Mars. Several assignments, a teacher's tour guide to the planets, a guide to the question of life on Mars and a guide to current and planned Mars missions are included.
Sumber:
1. NASA
2. http://en.wikipedia.org/wiki/Exploration_of_Mars
3. http://mars.jpl.nasa.gov/
4. http://www.jpl.nasa.gov/
5. http://indonesiagotomars.blogspot.com/