Monday, 8 October 2012

Perlombaan Perusahaan Swasta Menuju Ruang Angkasa



Pihak NASA mengatakan bahwa Space X menjadi perusahaan swasta pertama yang meluncurkan pesawatnya ke International Space Station (ISS), untuk misi pengangkutan kargo.



Falcon 9 and Dragon liftoff at 8:35 PM ET.
Now on their way to the International Space Station.




Allhamdulilah Ilmuwan Muda akhirnya dapat menonton saat bersejarah dimana pesawat luar angkasa buatan perusahaan swasta pertama meluncur ke luar angkasa membawa kargo.



 Data Perusahaan

SpaceX
Type Private
Industry Aerospace
Founded 2002
Headquarters Hawthorne, California, USA
Key people Elon Musk (CEO and CTO)
Gwynne Shotwell (President)
Tom Mueller Co-Founder and VP of Propulsion
Services Orbital rocket launch
Employees 1,800 (2012)
Website SpaceX.com


Space Exploration Technologies Corporation is a space transport company headquartered in Hawthorne, California. It was founded in 2002 by former PayPal entrepreneur Elon Musk. It has developed the Falcon 1 and Falcon 9 launch vehicles, both of which were designed from conception to eventually become reusable. SpaceX also developed the Dragon spacecraft to be flown into orbit by the Falcon 9 launch vehicle, initially transporting cargo and later planned to carry humans. On 25 May 2012, SpaceX made history as the world's first privately held company to send a cargo payload, carried on the Dragon spacecraft, to the International Space Station.

SpaceX was founded in June 2002 by PayPal and Tesla Motors co-founder Elon Musk who had invested US$100 million of his own money by March 2006. In January 2005, SpaceX bought a 10% stake in Surrey Satellite Technology Ltd. On 4 August 2008, SpaceX accepted a further $20 million investment from the Founders Fund.

The company has grown rapidly since it was founded in 2002, growing from 160 employees in November 2005 to more than 500 by July 2008, to over 1,100 in 2010. Two-thirds of the company is owned by its founder and his 70 million shares are worth $875 million on private markets, which roughly values SpaceX at $1.3 billion as of February 2012. An initial public offering may happen by the end of 2013. After the COTS 2+ flight the company valuation nearly doubled at $2.4 billion.

Musk believes the high prices of other space-launch services are driven in part by unnecessary bureaucracy. He has stated that one of his goals is to improve the cost and reliability of access to space, ultimately by a factor of ten. SpaceX became the first private company to successfully launch and return a spacecraft from orbit on 8 December 2010, after its Dragon capsule returned from a two-orbit flight. Space Foundation recognized SpaceX for its successful Dragon launch and recovery with the Space Achievement Award in 2011.

At various conferences, SpaceX has revealed concept slides for future engine, stage, and launch vehicle designs. Development of these designs would be predicated on demand for increased performance. Company plans in 2004 called for "development of a heavy lift product and even a super-heavy, if there is customer demand" with each size increase resulting in a significant decrease in cost per pound to orbit.

CEO Elon Musk said:   "I believe $500 per pound ($1,100/kg) or less is very achievable."

Elon Musk has stated the personal goal of eventually enabling human exploration and settlement of Mars. 

He stated in a 2011 interview that he hopes to send humans to Mars' surface within 10–20 years.



CEO and President Space Exploration Technologies Corporation: 
Mr. Elon Musk & Mrs. Gwynne Shotwell


Merintis peluncuran wahana ke luar angkasa oleh pihak swasta 

Perjalanan menuju keluar angkasa, peluncuran ini menandai sejarah baru ketika sebuah perusahaan swasta meluncurkan wahana ke antariksa. Selama ini, penerbangan ke stasiun luar angkasa hanya dilakukan oleh lembaga pemerintahan.

Ilmuwan muda bersama Roket RX 520 buatan Putra-Putri Terbaik Bangsa 
dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional


“Setiap peluncuran ke luar angkasa adalah peristiwa mendebarkan bagi saya, karena saya membayangkan suatu saat Bangsa Indonesia pun dapat melakukan hal yang sama, meluncurkan wahana antariksa buatan putra-putri terbaik bangsa ini"
~Arip~


Keunggulam Roket RX520 ini memiliki spesifikasi yang lebih hebat ketimbang Roket RX420. Sehingga Roket RX520 adalah roket terbesar yang di buat oleh LAPAN, 100% adalah hasil karya anak bangsa, para ilmuwan dan insinyur Indonesia.

Keberhasilan peluncuran roket Indonesia ini ke depan akan membawa Indonesia mampu mendorong dan mengantarkan Satelit Indonesia bernama Nano Satellite sejauh 3.600 km ke angkasa. Satelit Indonesia ini nanti akan berada pada ketinggian 300 km dan kecepatan 7,8 km per detik.

Bila ini terlaksana Indonesia akan menjadi negara yang bisa menerbangkan satelit sendiri dengan produk buatan sendiri. satelit buatan Indonesia tersebut konon rencananya siap di luncurkan paling cepat 2013 dengan dana kurang lebih 20 Milyar Rupiah.

Melihat keberhasilan anak-anak bangsa ini, tentunya kita sangat bangga dan menjadi contoh yang baik untuk generasi muda Indonesia, bahwa ternyata masih ada anak-anak bangsa yang mampu berbuat yang terbaik bagi bangsanya daripada tingkah laku para koruptor-koruptor yang kerjanya justru menghabiskan uang rakyat tanpa ada prestasi yang di raihnya.

Jika kemampuan roket Indonesia ini terus dikembangkan dengan cepat dan dengan strategi yang tepat maka bukan mustahil bangsa ini dalam rentang waktu 15-25 tahun lagi dapat menerbangkan wahana antariksa yang mampu membawa putra-putri terbaik bangsa untuk mengarungi luasnya antariksa.

Setidaknya Bangsa ini memerlukan minimal 100.000 ahli dalam bidang kedirgantaraan dan keluarangkasaan, serta 1000 pengusaha swasta dalam bidang ini.

Bagaimana strateginya?

1. Membangun 40 Pusat Pendidikan IPTEK Dirgantara dan Antariksa di Universitas dan Perguruan Tinggi di Indonesia, serta pemasukan kurikulum iptek ini ke sekolah menengah. Langkah sederhananya adalah membuat kelompok keahlian khusus peneliti IPTEK Dirgantara dan Antariksa di setiap fakultas MIPA di seluruh Indonesia, setelah terjadi perkembangan yang signifikan maka Universitas dan Institusi Perguruan tinggi yang berhasil mengembangkan kelompok keahlian khusus ini diberikan kewenangan dan dana untuk membentuk jurusan atau fakultas yang berfokus pada Iptek Antariksa ini.

Mengirimkan minimal 300 orang pelajar terbaik ke Lembaga Antariksa negara lain seperti ke NASA, JAXA, ESA, CNSA, ISRO dll. untuk menimba IPTEK Antariksa di sana. Ketiga ratus orang ini nantinya memberikan pembinaan pelatihan, pendidikan berkelanjutan dan terus menerus kepada 30.000 orang pelajar di tanah air melalui media Internet.

2. Membangun minimal 20 Pusat Riset, Inovasi, dan Pengembangan IPTEK Kedirgantaraan dan Antariksa di Indonesia. Mengoptimalkan peran-peran laboratorium LAPAN di daerah-daerah dengan berbagai bentuk kerjasama, merancang kerjasama dengan komunitas-komunitas amatir Antariksa di daerah-daerah untuk ikut mensosialisasikan visi Antariksa Indonesia.

3. Memberikan kemudahan modal dan pembinaan kepada para pengusaha muda dalam bidang Dirgantara dan Antariksa sehingga minimal tercipta 25 perusahaan dalam bidang ini.


Kunjungi juga:
1. http://sekolahiptekkeluarangkasaan.blogspot.com/
Indonesian Space Sciences &  Technology School

2. http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_private_spaceflight_companies
List of private spaceflight companies

3. http://detekgan.lapan.go.id/
Kedeputian Bidang Iptek Dirgantara LAPAN

4. http://asosiasiuniversitasrisetantariksa.blogspot.com/
Indonesian University Space Research Association

Friday, 5 October 2012

Inovasi IPTEK Nuklir Untuk Mendukung Kebijakan Energi Nuklir Global


Dialog dalam dunia masyarakat

Masyarakat: "Dik, sedang belajar apa?"

Mahasiswa Fisika: "Sedang belajar Fisika Nuklir"

Masyarakat: " Wow, mau menghancurkan dunia donk?"

Mahasiswa Fisika: "Bukan, kami mempelajari fisika nuklir adalah untuk kesejahteraan dan perdamaian umat manusia di dunia"


Inovasi Teknologi PLTN Untuk Mendukung Kebijakan Energi Nuklir Global

Demikian tema Seminar Nasional kerja sama Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN) BATAN dengan Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. 

Seminar Nasional Teknologi dan Keselamatan PLTN serta Fasilitas Nuklir ke-18 diselenggarakan Sabtu 29 September 2012, di Hall Auditorium FPMIPA UPI-Bandung, Jurusan Pendidikan Fisika. Seminar TKPFN-18 ini menghadirkan 4 pembicara utama, yaitu Kepala BATAN Prof. Djarot Sulistio Wisnubroto, M.Sc., Ph.D., Dr. Ade Gafar Abdullah, M.Si. (UPI Bandung), Prof. Toshio Wakabayashi, Ph.D. (Prof. Emeritus, Tohoku University), dan Dr. Yutaka Kawakami (Advisor, Nuclear Safety Research Association). 

Seminar dihadiri beberapa tamu undangan dari lingkungan BATAN, UPI, serta para guru dan mahasiswa khususnya jurusan Fisika. Pada seminar ini juga menampilkan 47 makalah dan poster. 

Dalam presentasinya Prof. Djarot Sulistio Wisnubroto, M.Sc., Ph.D. menegaskan bahwa energi nuklir tidak untuk berkompetisi dengan sumber energi yang lain. "Nuklir sangat penting dalam konsep bauran energi. Arah kebijakan nuklir mengikuti arah kebijakan nasional" tambah Djarot. Selain itu mengajak para dosen dan mahasiswa untuk dapat memanfaatkan fasilitas yang dipunyai BATAN, sebagai tempat penelitian. karena tempat kami dibiayai oleh negara untuk itu dapat digunakan oleh peneliti atau periset yang mendalami teknologi nuklir. 

Sementara itu, Dr. Ade Gafar Abdullah, M.Si. menyoroti peran dunia pendidikan dalam memajukan teknologi PLTN di Indonesia. Beliau menyampaikan jika masyarakat memperoleh informasi yang jelas tentang nuklir maka penerimaan publik akan semakin meningkat, dan sebaliknya persepsi resiko akan turun. "Maka dari itu pentingnya memperkenalkan teknologi maju ini sejak dini" tambah Ade. 

Beliau juga mengusulkan untuk memasukkan pelajaran terkait nuklir/PLTN ke kurikulm pendidikan nasional. Agenda Riset Nasional (ARN) telah mencantumkan litbang energi nuklir yang memperjelas arah dan tujuan litbang energi nuklir. 

Salah satu hal terpenting dalam pemanfaatan energi nuklir adalah pengembangan dan inovasi sistem keselamatan nuklir yang mendukung integritas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) agar aman selama operasi maupun saat terjadinya kecelakaan.

 Penulis, Guru dan Ilmuwan Muda bersama President Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)
Prof. Djarot Sulistio Wisnubroto, M.Sc., Ph.D.
Beliau merupakan pakar dan ilmuwan Nuklir lulusan Tokyo University yang disegani, namun demikian ia sangat ramah dan murah senyum terhadap para pelajar 

Saat ini layanan yang bisa diakses secara online dari BATAN adalah :
  1. Jasa pengelolaan limbah radioaktif;
  2. Jasa pendidikan dan pelatihan;
  3. Jasa Sertifikasi Personel
  4. Layanan Iradiasi (Neutron, Batu Topaz dan Air Mineral)
  5. Jasa Analisis Pestisida
  6. Layanan Iradiasi (Sterilisasi, Pengawetan dan Mutasi genetik)


Penulis, Guru, Ilmuwan Muda dan Teman-teman bersama Prof. Toshio Wakabayashi, Ph.D. beliau merupakan Profesor Emeritus Fisika Nuklir di Tohoku University, Jepang.


Menembus Pandang Ke Tahun 2045

Indonesia Memiliki lebih dari 100.000 Orang Pakar dan Profesional dalam IPTEK Nuklir

30 Pusat Pendidikan IPTEK Nuklir di Universitas dan Perguruan Tinggi

Saat itu Indonesia memiliki minimal 20 Pusat Riset, Inovasi, dan Pengembangan IPTEK Nuklir

25 Reaktor Nuklir Komersial Pembangkit Energi Listrik

1 Reaktor Fusi Nuklir

Annual Session of IAEA General Conference



Dr. Yukiya Amano (天野 之弥 born 9 May 1947) is the current Director General of the
 International Atomic Energy Agency (IAEA), having been elected to the position in July 2009.

Alma mater:


International Atomic Energy Agency Publications

The 56th annual session of the IAEA General Conference in Vienna. More than 3.000 delegates from 155 IAEA Member States, international organizations, NGO's and the media attended the event held at the Austria Center, Vienna from 17-22 September 2012. 

NUCLEUS is the IAEA’s web portal for providing public access to over 100 scientific, technical and regulatory resources, including databases, websites, applications, publications, safety standards, training materials, and more. NUCLEUS makes it easy to search and browse the large number of resources made available online by the IAEA.

Kunjungi juga:
3. http://nuclearscienceandtechnology.blogspot.com/  (Sekolah Sains dan Teknologi Nuklir)
6. http://ocw.mit.edu/courses/nuclear-engineering/ (Nuclear Engineering OpenCourseWare from MIT)

7. http://fisika.upi.edu/ (Jurusan Pendidikan Fisika, FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia)


Ucapan Terima Kasih:

1. Kak Rezy Pradipta, Ph.D. (Alumni Tim Olimpiade Fisika Indonesia, Nuclear Engineering at MIT)

2. Dr. Mohamed Mustafa ElBaradei, J.S.D. (Former Director General of IAEA)

3. Prof. Mujid S. Kazimi, Ph.D. (Director, Center for Advanced Nuclear Energy Systems MIT)

4. Kak Iqbal Robiyana, S.Pd. (Founder Center for Nuclear Education at Indonesia University of Education)

5. Dr. Petros Aslanyan, M.Sc. (Joint Institute for Nuclear Research, Rusia & Yerevan State University)

Monday, 1 October 2012

Conference on Theoretical Physics and Non Linear Phenomena

~Symmetry, Geometry, and Physics~




Background
Theoretical physics is the first step for the development of science and technology. Since more than 100 years ago it has delivered new and sophisticated discoveries which have changed human view on their surroundings and universe. Theoretical physics has also revealed that the governing law in our universe is not deterministic, and it is undoubtedly the foundation of our modern civilization.
Contrary to its importance, research in theoretical physics has not well developed in some developing countries such as Indonesia. This workshop and conference provides the formal meeting in Indonesia devoted to the field of theoretical physics and is organized to cover all subjects of theoretical physics as well as nonlinear phenomena in order to create a gathering place for the theorists in Indonesia and surrounding countries, to motivate young physicists to keep doing active researches in the field and to encourage constructive communication among the community members.
Following the success of the eight previous meetings in this conference series, the ninth conference  held again in UGM Yogyakarta, Indonesia this year. The conference is also held in conjunction with the 2nd Particle Physics School in South-East Asia 2012 supported by KEK on September 16th-22nd, 2012 at the nearby Gadjah Mada University Club.




Penulis dan Ilmuwan Muda di The 2nd Particle Physics School in South - East Asia


Objectives
The conference is expected to provide distinguished experts and students from various research fields of theoretical physics and nonlinear phenomena in Indonesia as well as from other continents the opportunities to present their works and to enhance contacts among them.
- Astrophysics
- Biophysics
- Cosmology
- Condensed Matter Physics
- High Energy Physics
- Computational Physics
- Mathematical Physics
- Non-linear Physics
- Nuclear Physics

Invited Speakers
The Scientific Program of CTPNP 2012 will include plenary talks given by the following invited speakers:
  • Satoshi Iso (KEK, JAPAN) : Implication of 126 GeV Higgs for Planck scale physics
  • Takeo Higuchi (KEK, JAPAN) : New Physics Search at SuperKEKB
  • Arief Hermanto (UGM): The Philosophical Analysis of The Structure of Theoretical Physics
  • Wispar Sunu Brams Dwandaru (UNY) Non Equilibrium Statistical Mechanics
  • Husin Alatas (IPB) Bifurcation of Fluxon at 0-Phi Crossover in Superconductor/Ferromagnet/Superconductor Josephson Junction with External Current

It is also planned that in each of the parallel sessions there will be a lead talk given by the young scientists.

Participants

Researchers and students of theoretical physics and nonlinear phenomena from Indonesia as well as from other parts of the world are kindly invited to participate in this conference.

Scientific Program

  • invited plenary talks
  • selected parallel talks
  • poster presentations

Penulis dan Ilmuwan Muda bersama para Begawan Fisika Tanah Air.

Dari Kiri ke Kanan:
Mr. Iqbal Robiyana, S.Pd.,
(Pendidikan Fisika, Universitas Pendidikan Indonesia dan Guru di Darul Qur'an International School )
Dr. rer. nat. Muhammad Farchani Rosyid, M.Sc.
(Doctor of Physics, Technical University of Clausthal, Germany)
Mr. Wispar Sunu Brams Dwandaru, M.Sc., Ph.D.,
(Doctor of Science from University of Bristol, UK.)
dan
Mr. Mirza Satriawan, M.Sc., Ph.D.
(Doctor in Theoretical Physics, University of Illinois at Chicago. USA.)


Prominent theoretical physicists

Famous theoretical physicists include:
Mainstream theories (sometimes referred to as central theories) are the body of knowledge of both factual and scientific views and possess a usual scientific quality of the tests of repeatability, consistency with existing well-established science and experimentation. There do exist mainstream theories that are generally accepted theories based solely upon their effects explaining a wide variety of data, although the detection, explanation and possible composition are subjects of debate.

Examples


Proposed theories

The proposed theories of physics are usually relatively new theories which deal with the study of physics which include scientific approaches, means for determining the validity of models and new types of reasoning used to arrive at the theory. However, some proposed theories include theories that have been around for decades and have eluded methods of discovery and testing. Proposed theories can include fringe theories in the process of becoming established (and, sometimes, gaining wider acceptance). Proposed theories usually have not been tested.

Examples


Philosophical Analysis of Theoretical Physics

"Pemahaman Filosofi Bisa Membebaskan Ilmuwan dari Berbagai Praduga yang Membelenggu sehingga dia tidak hanya sekedar menjadi spesialis melainkan benar-benar menjadi seorang pencari kebenaran" 
~Alm. Prof. Einstein~
Diadaptasi dari karya Prof. Arief Hermanto, M.Sc., Ph.D., Department of Physics, FMIPA. UGM 
Pernyataan dan sikap fisikawan terkenal kadang (atau mungkin bahkan sering) tidak begitu bersahabat terhadap filosofi, seperti misalnya Prof. Steven Weinberg yang menyatakan bahwa kegunaan filosofi bagi fisikawan hanyalah sekedar untuk melindunginya dari prekonsepsi filosof lain atau maksimal hanya sebagai pulasan pemanis bagi sejarah dan penemuan sains. 
"The insight of philosophers have occasionally benefited physicists, but generally in a negative fashion- by protecting them from the preconceptions of other philosophers..Philosophy of science at its best seems to me a pleasing gloss on the history and discoveries of science." (Weinberg, 1994)
Akan tetapi sebaliknya para filosof juga tak kalah kerasnya dalam menanggapi sikap fisikawan yg seperti ini, misalnya filosof Biologi Daniel Dennett yang menyatakan bahwa semua sains pasti mengandung filosofi yang sering tidak disadari oleh para saintis. 
"There is no such thing as philosophy-free science: there is only science whose philosophical baggage is taken on board without examination. (Dennett, 1996)
Pertentangan seperti di atas tentu saja tak akan bermanfaat bagi semua pihak. Di dalam era kita sekarang ini, di mana hanya KERJA SAMA DARI SEMUA PIHAK akan dapat menelurkan hasil yang besar.
Seperti misalnya yang dinyatakan dalam komentar Prof. Rolf Heuer, Direktur Jendral CERN terhadap penemuan partikel Higgs baru-baru ini. 
"Maka sikap yang terbaik bagi kita sebagai fisikawan adalah menghargai khasanah karya keilmuwan para filosof. Kita bisa mempelajarinya dan mengambil bagian mana saja dari karya itu yang bermanfaat bagi fisika.
Bahkan lebih luas luas dari hanya filosofi, fisikawan bisa menimba ilmu dari perbendaharaan ilmu-ilmu humanoria untuk membantu menyelesaikan berbagai masalah dalam fisika, misalnya dalam hal pendidikan fisika."


Penulis dan Ilmuwan Muda Bersama Prof. Satoshi Iso, Ph.D. Ilmuwan dari KEK (Laboratorium Fisika Partikel) dan Alumni University of Tokyo. 
Bidang keahlian Profesor yang satu ini adalah:
String Theory and Quantum Field Theory
Semoga pinter dan cerdasnya menular kepada penulis dan yang membacanya Amin.
Ya Allah ya Rabbal Alamin.


Sumber:
Conference on Theoretical Physics and Non Linear Phenomena. 
Kota Pelajar dan Budaya.
Ucapan Terima Kasih Kepada:
Sahabat-sahabat Seneby dan Keluarga Forsalim serta kawan-kawan di Jama'ah Salahuddin Masjid Kamus UGM yang sangat ramah serta menyenangkan, mohon maaf telah merepotkan. 
Semoga Allah SWT memberikan yang terbaik bagi kita semuanya.
Amin. 
at The Train of Thought
Terima Kasih. 


Kunjungi Juga:
(HIGH ENERGY ACCELERATOR RESEARCH ORGANIZATION)
(Indonesian Theoretical Physicist Group)
(Physics and Mathematics of Nonlinear Phenomena 2013, 22 - 29 June 2013, Gallipoli. Italy)
(Jurusan FISIKA FMIPA UGM)