Wednesday, 19 June 2013

Misi Mendampingi SBMPTN Accomplished

Selama lebih dari seminggu ini penulis dan para sahabat belajar menjadi panitia Ujian SBMPTN  Tahun 2013.

Belajar menjadi pengawas Ujian SBMPTN 2013 bagian SOSHUM di SMAN 22 Bandung bersama sahabat karib kang Reza Ruhbani, S.Pd.

Sebelum hari H pelaksanaan Ujian SBMPTN kami di berikan pengarahan dan pelatihan terlebih dahulu oleh salah seorang Guru Besar (Profesor) Biologi dari UPI Bandung tentang bagaimana menjadi seorang pengawas yang baik, ketika beliau sedang menjelaskan tata cara menjadi seorang pengawas sungguh sangat lucu sekali, karena beliau sangat pintar dan cerdas dalam memaparkan strategi untuk mejadi pengawas yang jempolan.

"Awas hati-hati kepada para pengawas jangan main mata dengan peserta ujian SBMPTN" katanya.

"Waspada apabila melihat gerak-gerik para peserta Ujian yang mencurigakan, tahu kan? Kalian pasti tahu ya?" Sambungnya.

Hadeuhhhh.,. ada.,ada sajah.,dech pak Prof.

Wkwkwkkwkw.

Banyak sekali pengalaman yang didapat, diantaranya bertemu dengan bapa ibu guru yang sudah berpengalaman di SMAN 22 Bandung, bertukar wawasan serta pengalaman.

Berbincang dan bertukar pikiran dengan Koordinator Lokasi (KORLOK) Bpk. Dr. Irwan Meilano, ST, M.Sc., seorang ahli Gempa bumi (Ph.D.) lulusan dari Earth Science, Nagoya University, Japan.

Allhamdulilah beliau memberikan wejangan sekaligus motivasi untuk senantiasa belajar dan tentu saja diakhir tugas, beliau memberikan kartu nama serta Honor bagi kita semua yang cukup untuk membuat "dapur" kami "ngebul" selama sebulan.

Terima Kasih dan Allhamdulilah yah.

He.,he.he.,.

Bertemu juga dengan peserta ujian dari SMAN 1 dan 2 Banjar, saya berpesan kepada mereka untuk terus berjuang meraih cita-citanya, mereka ingin meneruskan Pendidikan ke Jurusan Ilmu Pemerintahan UNPAD, dan Jurusan Manajemen Pariwisata Universitas Pendidikan Indonesia, tak lupa di akhir Ujian saya titip salam bagi bapa ibu guru di SMAN 1 dan 2 Banjar.

Adik-adikku Semoga cita kalian Allah berikan jalan terbaik. 

KETERANGAN INFORMASI PANLOK BANDUNG
Panitia Lokal Bandung menginformasikan pelaksanaan Ujian Tertulis SBMPTN 2013 dan berbagai data terkait penerimaan mahasiswa baru tahun 2013 di empat Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kota Bandung. 

Menurut Sekretaris Eksekutif SBMPTN Panlok Bandung, Prof. Asep Gana Suganda, Ph.D.  dari 40 ribu total rencana peserta yang mendaftar SBMPTN, sebanyak 37.682 peserta mengikuti SBMPTN di hari pertama. Dari jumlah tersebut yakni 14.709 peserta dari Kelompok Ujian Saintek, 15.809 peserta kelompok ujian SOSHUM dan sisanya 7.164 dari kelompok ujian campuran. 

Sementara total kuota penerimaan mahasiswa baru di empat PTN yang ada di Kota Bandung bervariasi jumlahnya. Prof. Asep merinci bahwa. Kuota SBMPTN ITB sejumlah 1.372, Unpad sejumlah 2.010, UPI sejumlah 2.084, dan UIN SGD sejumlah 1.536. "Unpad tidak membuka Ujian Mandiri," ujar Doktor Farmasi lulusan Universite de Nantes Perancis tersebut. 

Sementara peminat PTN terbesar dari SBMPTN Panlok Bandung adalah Unpad dengan 73.557 peserta. Sementara bertutut-turut UPI, ITB dan UIN dengan jumlah peminat masing-masing 48.784 peserta, 28.075 peserta dan 6.808 peserta.

Impian Pendidikan Tinggi di Indonesia

Saya bermimpi di masa depan seluruh pelajar yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan setinggi apa pun dapat mereka lakukan tanpa terkendala biaya dan kekurangan fasilitas apa pun.

Semoga.

Ucapan Terima Kasih:

Prof. Ahmaloka, Ph.D.
Ketua Umum SBMPTN 2013 dan Rektor ITB.

Prof. H. Furqon, M.Si., M.Sc., Ph.D.
Ketua PANLOK SBMPTN 2013 Bandung, Dosen Metodologi Penelitian Pendidikan UPI, Bandung.

Teh Siti Latifah, S.Pd. [Mahasiwa S2 Pendidikan Fisika]
Kang Marjan Fuadi Permadi, S.Pd. [Mahasiwa S2 Magister Pengajaran Fisika]
Kang Rimela Diaz, S.Pd. [Mahasiwa S2 Magister Pengajaran Fisika]

Anak-anakku di SMA Budi Luhur yang mengikuti SBMPTN dan Adik-adik di FORSALIM SMAN 1 Banjar Semoga Berhasil, raihlah cita-cita kalian.

Semangat!

Majulah Pendidikan Indonesia

Kita Bisa

Sumber: 

http://www.sbmptn.or.id/utama.php
Pikiran Rakyat
Republika Online
TELKOM Indonesia
Bank Mandiri

Semoga Bermanfaat

Sains dan Hubungannya dengan Ilmu Lain

Saat ini zaman sudah maju begitu pula dengan ilmu pengetahuan dan teknologi, sekarang kita bisa dengan mudahnya mendapatkan informasi dari website yang menyediakan informasi yang kita butuhkan. 

Biasanya kita dapat menemukan informasi dari website atau blog yang bersangkutan. Kali ini kita akan membahas mengenai beberapa Website Sains dan Teknologi yang memungkinkan dapat menambah pengetahuan kita tentang sains dan teknologi.


Kunjungi laman-laman seputar Sains dan Ilmu lain yang terkait dengannya:



Sumber:

Sciences for Kids

https://www.cdli.ca/ [Center for Distance Learning & Innovation]

Taman Pendidikan Al-Wustho

Foto: Oleh Teh Anna Nayla, S.Pd. at MTSN Saradan, Madiun.

Semoga Bermanfaat

Tuesday, 18 June 2013

Sciences untuk Anak-Anak

Bagaimana Mengenalkan Sains Sejak Dini?


"Mari kita panggil Para Pemikir, Para Pemimpi, Para Perintis, Para Pencipta, Para Penemu, Para Penjelajah dan berikan mereka harapan, Life Starts Here"
*Nutrilon*

Anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Rasa ingin tahu tersebut perlu difasilitasi oleh orang dewasa termasuk orang tua dan tenaga pendidik di dalamnya yang berfungsi sebagai guru anak. Anak dapat belajar apa saja asal tidak dipaksakan termasuk belajar sains sejak dini.

Belajar sains sejak dini dimulai dengan memperkenalkan alam dengan melibatkan lingkungan untuk memperkaya pengalaman anak. Anak akan belajar bereksperimen, bereksplorasi dan menginvestigasi lingkungan sekitarnya sehingga anak mampu membangun suatu pengetahuan yang nantinya dapat digunakan pada masa dewasanya.

Teori konstruktivis percaya bahwa pengetahuan akan dibangun secara aktif oleh anak melalui persepsi dan pengalaman langsung dengan lingkungannya. Anak yang banyak bersentuhan dengan alam akan lebih baik memaknai dunia mereka sehingga anak perlu mendapatkan kesempatan berinteraksi dengan lingkungan mereka yang akan membuat mereka secara aktif terus menerus mendapatkan pengetahuan.

Sciences for Kids

Math: Virtual Manipulatives NEW!!

Science Fairs

Mission to Mars TomatoSphere (A Mars-Related Project)

Space Shuttle Mission Profile

NEW! Healthy Kids Bullying NEW!!

Clipart Explorers Maps and Map Skills

Number the Stars Novel Study Homechild Novel Study

Night of the Twisters Novel Study

Hurricanes Tornadoes Clouds

Newspapers in Education

Math Story Problems Cartooning Writing Prompts Literature Circles

 
Reading Resources For Parents and Teachers



Anak-Anak Bermain di Taman yang Bersalju:
Belajar bersentuhan langsung dengan Alam.


Other Themes by Subject 

Earth Science

Ecosystems

Life Science

Meteorology

Physical Science

Space Science

Dragons
Archaeology

Geography

History

Language

Health

Newfoundland

Ezines
(Online Magazines)


Arts

Celebrations

Reference

Clipart

Dalam mendampingi dan memfasilitasi anak usia dini belajar sains, pendidik perlu memikirkan beberapa hal:

Pertama, apakah kita mengembangkan dan  menunjukkan sikap menghargai makhluk hidup?

Kedua, apakah pengalaman sains kita menekankan pada ketrampilan proses?

Misalnya mengamati, mengelompokkan, membandingkan, mengurutkan, meramalkan, mengkomunikasikan, mencoba, menduga.

Ketiga, apakah kegiatan sains kita masuk dalam kurikulum dan terintegrasi dengan area-area pembelajaran yang lain?

Keempat, apakah kita memberikan kesempatan dan bahan-bahan yang mendorong tiap anak untuk memanipulasi, mengeksplorasi, dan mengamati dengan menggunakan seluruh panca indra anak?

Misalnya: Apa yang kamu lihat?,

Apa yang kamu dengar?,

Seperti apa bentuknya?,

Apa yang dapat kamu bau?,

Seperti apa rasanya?,

apa saja yang kamu ingin ketahui dari benda itu?

Kelima, apakah kita mendorong pemikiran induktif dan deduktif ketika anak sedang bereksplorasi? Misalnya:

Apakah anak menggunakan fakta dan konsep untuk sampai pada kesimpulan umum?
Apakah anak dapat menduga fakta-fakta dan konsep-konsep khusus yang mendukung prinsip umum?

Semoga Bermanfaat

Maju Terus Pendidikan Indonesia

Sumber: 

Eli Tohonan Tua Pane, S.Pd.

NASA for Kids

Universitas Pendidikan Indonesia

Taman Pendidikan Al-Wustho