Sunday, 31 March 2013

Keajaiban Dunia ELEKTRON Yang Menakjubkan

The electron (symbol: e) is a subatomic particle with a negative elementary electric charge.

An electron has no known components or substructure. It is generally thought to be an elementary particle.An electron has a mass that is approximately 1/1836 that of the proton.The intrinsic angular momentum (spin) of the electron is a half-integer value in units of ħ, which means that it is a fermion. The antiparticle of the electron is called the positron; it is identical to the electron except that it carries electrical and other charges of the opposite sign. When an electron collides with a positron, both particles may be totally annihilated, producing gamma ray photons.

Electrons, which belong to the first generation of the lepton particle family, participate in gravitational, electromagnetic and weak interactions. Like all matter, they have quantum mechanical properties of both particles and waves, so they can collide with other particles and can be diffracted like light. However, this duality is best demonstrated in experiments with electrons, due to their tiny mass. Since an electron is a fermion, no two electrons can occupy the same quantum state, in accordance with the Pauli exclusion principle.

Symbol e, β
Antiparticle Positron (also called antielectron)
Theorized Richard Laming (1838–1851),
G. Johnstone Stoney (1874) and others.
Discovered J. J. Thomson (1897)
Mass 9.10938291(40)×10−31 kg
5.4857990946(22)×10−4 u
[1,822.8884845(14)]−1 u
0.510998928(11) MeV/c2
Electric charge −1 e
−1.602176565(35)×10−19 C
−4.80320451(10)×10−10 esu
Magnetic moment −1.00115965218076(27) μB
Spin 12

Electrons may be created through beta decay of radioactive isotopes and in high-energy collisions, for instance when cosmic rays enter the atmosphere. Electrons may be destroyed through annihilation with positrons, and may be absorbed during nucleosynthesis in stars. Laboratory instruments are capable of containing and observing individual electrons as well as electron plasma, whereas dedicated telescopes can detect electron plasma in outer space. Electrons have many applications, including in electronics, welding, cathode ray tubes, electron microscopes, radiation therapy, lasers, gaseous ionization detectors and particle accelerators.

Memahami Elektron

Sebuah atom, terlalu kecil untuk dilihat dengan mata telanjang, terdiri dari inti dan elektron yang berputar di sekitar inti. Proton merupakan inti bermuatan positif dan neutron tidak bermuatan, inti itu sendiri selalu bermuatan positif. Sedangkan elektron yang berputar di sekitar inti sebanyak satu juta kali putaran per detik SELALU bermuatan negatif.

Salah satu karakteristik terpenting yang membuat atom begitu menakjubkan adalah putaran dari electron yang tanpa henti. Elektron dalam atom, yang tidak pernah berhenti berputar sejak saat penciptaan mereka, TERUS BERPUTAR TANPA TERPUTUS DENGAN KECEPATAN YANG SAMA, tidak peduli berapa banyak waktu berlalu atau dari bagian apa substansi mereka.

Setiap atom memiliki jumlah elektron yang berbeda. Misalnya, hanya ada 1 elektron dalam atom hidrogen, 2 elektron dalam atom helium dan 92 elektron dalam atom uranium. Elektron-elektron tersebut berputar pada tujuh orbit yang terpisah. Dalam atom yang berat, sekitar 100 elektron didistribusikan di antara tujuh orbit tersebut. Sejumlah elektron berputar dengan kecepatan luar biasa pada orbit yang sama, atau bahkan ada elektron yang menyeberang antar orbit. 

TETAPI MEREKA TIDAK PERNAH bertabrakan. Hal Ini adalah salah satu aspek yang paling menakjubkan dari elektron. Tak ada satupun dari seratus atau lebih elektron pada tujuh orbit berbeda, yang berputar satu juta kali tiap detiknya, yang pernah bertabrakan dengan elektron yang lain, berhenti berputar atau putarannya menjadi lambat. Setiap elektron masing-masing mengontrol gerakannya yang menakjubkan itu agar tetap pada jalannya sendiri, dalam harmoni yang menakjubkan, dan telah melakukannya sejak penciptaan alam semesta.

Wallohualam Bissawab


1. Wikipedia
2. Harun Yahya