Allhamdulilah segala puji memang milik Mu Ya Robbana.
Yeaaaaahhhh akhirnya saya dapat berteman dengan Ibu Sidrotun Naim, M.Sc., Ph.D.
di jejaring sosial facebook, malah saya dapat komen dari beliau sungguh sangat senaaaaaaang hati ini.
Yessssss akhirnya.
Beliau merupakan seorang Ilmuwan yang sedang melakukan penelitian di:
Harvard Medical School
Sedikit biodata beliau:
Lahir: Sukoharjo, JawaTengah, 29 Mei 1979
Suami: Dedi Priadi
Anak: Elhurr Muthahari
Pendidikan:
SD Makam Haji Sukoharjo
SMP Negeri 9 Surakarta
SMA Negeri 3 Surakarta
Jurusan Biologi, Sekolah Ilmu Teknologi dan Hayati, Institut Teknologi Bandung.
Program Master Studi Kelautan, Universitas Queensland, Australia.
Program Master dan Doktor [Ph.D.] Ilmu Lingkungan, Universitas Arizona
Researcher at Harvard Medical School and
Faculty member/Founding Director, Center for Sustainable Aquaculture and Pathology Studies
(AquaPath) at Surya University, Indonesia.
Dari pertanyaan itu, ia mulai mengamati interaksi virus IMNV pada udang. Dari hasil pengamatannya sementara ini, rasio serangan IMNV menyebabkan 70 persen udang mati dan 30 persen hidup. Udang yang bertahan hidup akan diamati. Di sisi lain, IMNV memiliki anatomi yang sama dengan rotavirus, penyebab kematian anak balita dengan gejala diare terus-menerus.
Oleh karena itu, hasil investigasi ini akan berguna untuk memahami infeksi rotavirus pada anak balita. Itu pula sebabnya penelitiannya dijalani pada studi kedokteran di Harvard. Penelitian Ibu Naim akan melengkapi hasil penelitian sebelumnya tentang pengendalian penyakit white spot syindrome virus (WSSV) pada udang yang dialkukan di Universitas Arizona selama dua tahun terakhir.
Dari hasil penelitiannya di Universitas Arizona, Ibunda Naim menemukan infeksi WSSV pada udang dapat dikendalikan. Caranya, menerapkan sistem polikultur paa budidaya udang yang sudah diterapkan sebelumnya di salah satu lembaga penelitian di Jawa Timur. Ternak udang dipelihara dalam satu kolam bersama ikan nila, ditambah rumput laut untuk meningkatkan nilai ekonomi.
"Temuan ini hasil observasi saya dibantu pembimbing saya, Profesor Kevin Fitzsimmons, ahli ikan nila di Universitas Arizona," katanya.
Amin.
Allhamdulilah.



